Ketika kamu tersenyum, kamu lebih sakit daripada menangis

Aku mungkin pernah terbang tinggi di saat orang biasanya merendah untuk meroket, tapi kali ini aku bukannya merendah tapi terjatuh, jatuh ke daerah yang tak kutau letaknya, hal itulah yang membuatku bingung dan tersesat.
Orang-orang mulai mengingatku dan menahan tawanya. Lalu keputusasaan ini mulai menggali kuburanku sendiri, lantas tak adakah titik terang yang mengiringi jalanku. Kemudian aku sadar sebelum ada jalan, aku harus bisa memulai langkah terlebihdahulu, aku tak perlu diam dan menetap di daerah kehancuranku, karena itu aku akan mulai bangkit dan meninggi kembali secara perlahan. Aku percaya selama ada langkah maka jalan akan terbentuk. Dan untuk kalian terbanglah sejauh mungkin, setidaknya aku pernah berada dititik lebih tinggi dibanding kalian. 😌😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WAKTU